Rentetan Pengunduran Diri Kepala OPD Warnai Kepemimpinan Bobby Nasution di Sumut

 



Medan, Sumatera Utara – Belum genap setahun menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution harus menghadapi tantangan dengan banyaknya pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengundurkan diri. Dalam catatan Tribun Medan, setidaknya ada enam Kepala OPD yang telah mengundurkan diri dalam rentang waktu yang cukup berdekatan.

Terbaru, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM), Fitra Kurnia, mengundurkan diri pada Senin (9/2/2026) dengan alasan ingin fokus pada keluarga. Pada hari yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Hendra Dermawan, juga mengundurkan diri dengan alasan merasa tidak mampu bekerja maksimal.

Sebelumnya, pada 20 Oktober 2025, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura, Rajali, mengundurkan diri dengan alasan sakit. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Sumut, Hasmirizal, juga mengundurkan diri pada 14 Oktober 2025 dengan alasan ingin fokus ke keluarga.

Pada 16 Mei 2025, Kepala Badan Keuangan Asset Daerah (BKAD) Sumut, Muhammad Rahmadani, mengundurkan diri dengan alasan ingin fokus pada pendidikan. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ilyas Sitorus, mengundurkan diri pada 24 Maret 2025, sehari sebelum ia ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dalam pengadaan software perpustakaan digital di Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara dengan nilai Rp 1,8 Miliar. Ia mengajukan pengunduran diri dengan alasan pensiun dini.

Rentetan pengunduran diri ini tentu menimbulkan pertanyaan mengenai stabilitas pemerintahan di Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Bobby Nasution. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengenai hal ini. Masyarakat berharap agar masalah ini segera diselesaikan agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan lancar.(SALAMUDDIN)
Lebih baru Lebih lama