BINJAI- Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Binjai, Muhammad Riffi Hamdhani, saat membantu seorang nenek korban kecelakaan angkutan kota (angkot) di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandar Senembah, Jumat (17/7/2026) pagi.
Peristiwa itu terjadi sesaat setelah Riffi mengikuti kegiatan gotong royong kebersihan. Ketika hendak meninggalkan lokasi, sebuah angkot jurusan Kuala–Binjai diduga mengalami rem blong hingga mengalami kecelakaan tunggal. Kejadian tersebut sontak mengundang kepanikan warga.
Di dalam angkot, seorang nenek mengalami luka sobek di bagian kepala hingga mengeluarkan darah. Sementara cucunya yang masih berusia sekitar lima tahun tampak menangis ketakutan melihat kondisi sang nenek.
Melihat kejadian itu, Riffi tanpa ragu langsung menghampiri korban. Tanpa menunggu ambulans, ia memanggil becak bermotor (betor) dan mendampingi nenek beserta cucunya menuju RSUD Dr. Djoelham Binjai agar segera memperoleh penanganan medis.
"Kejadiannya spontan dan saya melihat langsung di depan mata. Melihat kepala nenek itu terluka, tanpa pikir panjang saya langsung membawa beliau ke Rumah Sakit Djoelham agar segera mendapat penanganan. Alhamdulillah, setelah ditangani tim medis, keadaannya tidak terlalu parah. Beliau hanya mendapat beberapa jahitan akibat luka sobek di kepala," ujar Riffi.
Setelah mendapat perawatan, kondisi korban dinyatakan stabil. Sang nenek yang semula diliputi kecemasan akhirnya dapat bernapas lega. Ia bahkan tidak mengetahui bahwa sosok yang menolongnya merupakan seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Binjai.
Dengan haru, korban menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
"Terima kasih banyak, Pak. Bapak sudah menolong saya dan cucu saya sampai ke rumah sakit. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan Bapak," ucapnya.
Aksi spontan tersebut juga mendapat apresiasi dari warga yang menyaksikan langsung kejadian itu. Mereka menilai Riffi menunjukkan kepedulian nyata dengan turun langsung membantu korban tanpa memandang jabatan.
"Kami melihat sendiri beliau langsung gercep (gerak cepat) membantu, memanggil betor dan mengantar korban hingga ke rumah sakit. Sikap seperti ini patut diapresiasi karena menunjukkan kepedulian yang tulus," kata salah seorang warga.
Peristiwa yang berlangsung hanya beberapa menit itu menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana namun bermakna. Di tengah tanggung jawab sebagai pejabat publik, Riffi Hamdhani memilih mengutamakan keselamatan sesama, sebuah teladan yang mendapat penghormatan dari masyarakat. (Sn)
