PGM Indonesia Binjai Perkuat Kompetensi Guru Madrasah Hadapi Era Digital


SEMINAR : 263 Guru Madrasah Ikuti Seminar Transformasi Pembelajaran Digital di Binjai yang diusung Pengurus Daerah (PD) Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kota Binjai melalui Seminar Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah yang digelar di Aula Amru Daulay Insan Islahiyah Binjai, Kamis (2/7/2026).

SINARSUMUTNEWS.COM/BINJAI

Pengurus Daerah (PD) Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kota Binjai kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya pendidik melalui Seminar Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah yang digelar di Aula Amru Daulay Insan Islahiyah Binjai, Kamis (2/7/2026).

Mengusung tema "Transformasi Pembelajaran Digital: Membangun Aplikasi Edukatif untuk Meningkatkan Kompetensi, Etika, dan Kesiapan Mental Siswa", kegiatan ini diikuti sebanyak 263 guru madrasah dari berbagai jenjang, mulai Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Hadir pula unsur Kementerian Agama, tokoh pendidikan, pejabat pemerintah, serta tamu undangan dari berbagai instansi.

Seminar tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-18 PGM Indonesia, sekaligus menjadi wadah memperkuat kompetensi guru dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang di era digital.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, sosialisasi dari Bank Syariah Indonesia (BSI), pengenalan Kampus Insan Islahiyah Binjai, hingga penampilan Tari Persembahan dari Sanggar Tari MIN Binjai yang menyambut para tamu dengan nuansa budaya Melayu.

Mengusung tema "Transformasi Pembelajaran Digital: Membangun Aplikasi Edukatif untuk Meningkatkan Kompetensi, Etika, dan Kesiapan Mental Siswa", kegiatan ini diikuti sebanyak 263 guru madrasah dari berbagai jenjang, mulai Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Prosesi pembukaan berlangsung khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Fachrur Rozi, S.Pd., dilanjutkan doa yang dipimpin Ketua MUI Kota Binjai, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PGM Indonesia.

Ketua Panitia, Mariani Br. Sitepu, S.Pd, mengatakan seminar ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas guru madrasah agar mampu mengikuti perkembangan teknologi pendidikan tanpa mengabaikan pembentukan karakter peserta didik.

"Guru madrasah harus mampu menjadi agen perubahan. Transformasi digital bukan hanya tentang menguasai teknologi, tetapi juga menghadirkan pembelajaran yang mampu membentuk generasi berakhlak, beretika, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PD PGM Indonesia Kota Binjai, Jamilah, S.Ag., MM, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta serta dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, seminar ini diharapkan menjadi momentum lahirnya berbagai inovasi pembelajaran digital yang dapat diterapkan di madrasah guna meningkatkan mutu pendidikan.

Seminar turut dihadiri Korwil PGM Indonesia Wilayah Sumatera, Ir. Budhi Santri Kusuma, ST., MT., CST., IPU., ASEAN Eng, yang memberikan motivasi kepada para guru agar terus meningkatkan profesionalisme di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai, Dr. H. Mustapid, MA, yang hadir sekaligus membuka seminar secara resmi, menegaskan bahwa guru madrasah harus berada di garda terdepan dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, adaptif, serta mampu membentuk peserta didik yang memiliki kecakapan digital sekaligus karakter Islami yang kuat.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi terhadap organisasi dan dunia pendidikan, panitia bersama Korwil PGM Indonesia Wilayah Sumatera menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan PGM Indonesia.

Pada sesi utama, peserta memperoleh materi dari Dr. Juanda Hakim Lubis, ST., M.Kom, yang membahas pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.

Sementara Dra. Seriwati Bukit, M.Psi, mengulas pentingnya membangun etika digital, kesehatan mental, kecerdasan emosional, serta pembentukan karakter siswa agar mampu menggunakan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Antusiasme peserta tampak sepanjang kegiatan. Berbagai pertanyaan terkait implementasi AI dalam pembelajaran, pengembangan media edukatif, hingga strategi menciptakan lingkungan belajar yang sehat mewarnai sesi diskusi.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam meningkatkan kompetensi profesional.

Melalui seminar tersebut, PGM Indonesia Kota Binjai kembali menunjukkan perannya sebagai organisasi profesi yang aktif mendorong peningkatan kualitas guru madrasah. Tidak hanya memperkuat kompetensi digital, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, memperkuat kolaborasi, serta menumbuhkan semangat inovasi di kalangan pendidik.

Dengan mengusung semangat "Guru Madrasah Bertransformasi, Pendidikan Berkualitas, Indonesia Berprestasi", PGM Indonesia Kota Binjai optimistis dapat melahirkan guru-guru profesional yang mampu menguasai teknologi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter, etika, dan akhlak, sebagai bekal mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (San)



Lebih baru Lebih lama