Mobil Brio Seruduk Lapak Pasar Kaget di Binjai, 5 Orang Luka, Pengemudi Positif Narkoba

TABRAK : Sebuah mobil Honda Brio BK 1796 RAA menabrak deretan lapak pedagang, Minggu malam (15/3) sekitar pukul 23.00 WIB.

SINARSUMUTNEWS.COM/BINJAI 

Suasana Pasar Kaget di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, mendadak mencekam setelah sebuah mobil Honda Brio BK 1796 RAA menabrak deretan lapak pedagang, Minggu malam (15/3) sekitar pukul 23.00 WIB.

Mobil yang datang dari arah jalan utama itu diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya menghantam sejumlah lapak pedagang di pinggir jalan. Benturan keras membuat beberapa lapak hancur dan barang dagangan berserakan di badan jalan.

Dentuman tabrakan sontak mengejutkan pedagang dan warga yang masih beraktivitas di lokasi. Dalam hitungan detik, suasana pasar yang semula ramai berubah panik. Warga berhamburan menuju lokasi kejadian untuk melihat peristiwa tersebut sekaligus memberikan pertolongan kepada korban.

Sedikitnya empat lapak pedagang dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat dihantam mobil. Kuatnya benturan membuat berbagai peralatan dan barang dagangan terpental hingga ke tengah jalan.

Menurut keterangan warga, sebelum kejadian mobil tersebut terlihat melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan sempat bergerak zig-zag di jalan.

“Kecepatannya cukup kencang. Tiba-tiba saja sudah menabrak lapak pedagang,” ujar Febri, salah seorang warga di lokasi kejadian.

Akibat insiden itu, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka. Para korban sempat mendapat pertolongan dari warga sebelum beberapa di antaranya dilarikan ke RSUD Djoelham untuk menjalani perawatan medis.

Kasi Humas Polres Binjai, AKP Junaidi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan pengemudi mobil yang diketahui seorang wanita telah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Korban ada lima orang. Setelah dilakukan tes urine, pengemudi dinyatakan positif narkoba,” kata Junaidi, Senin (16/3).

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (Salamudin)

Lebih baru Lebih lama