SINARSUMUTNEWS.COM/MEDAN
Ketua Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14 Sumatera Utara (PD 14 Sumut), Muhri Fauzi Hafiz, mengapresiasi sikap pemerintah Indonesia yang dinilainya konsisten menyuarakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina melalui forum diplomasi internasional.
Apresiasi itu disampaikan menyusul aksi delegasi Indonesia yang meninggalkan ruang sidang ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidatonya dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 di New York, 24 September 2026. Indonesia merupakan salah satu dari sejumlah delegasi yang melakukan walkout pada saat Netanyahu mulai berpidato.
Menurut Muhri, langkah tersebut menunjukkan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina tidak berhenti pada pernyataan diplomatik, tetapi juga ditunjukkan melalui sikap dalam forum internasional.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi pemerintah pusat melalui Kementerian Luar Negeri dan Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan dukungan bagi perjuangan bangsa Palestina untuk memperoleh hak menentukan nasib sendiri, merdeka dan berdaulat,” kata Muhri Fauzi Hafiz kepada wartawan di Medan, Senin (28/9).
Ia juga menyoroti pernyataan Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Dalam forum tersebut, Indonesia kembali menempatkan persoalan Palestina sebagai salah satu perhatian utama dalam diplomasi luar negeri.
Sugiono menyatakan isu Palestina menjadi salah satu ujian penting bagi masyarakat internasional dalam menegakkan hukum internasional. Indonesia, menurutnya, akan terus mendukung rakyat Palestina hingga hak menentukan nasib sendiri terpenuhi dan Negara Palestina yang merdeka serta berdaulat dapat terwujud melalui solusi dua negara yang berlandaskan hukum internasional. Pernyataan mengenai Palestina tersebut juga diberitakan dalam laporan terkini mengenai pidato Indonesia di Sidang Umum PBB.
“Menurut saya, pernyataan resmi negara kita yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono merupakan penegasan penting mengenai sikap kebangsaan dan politik luar negeri Indonesia. Presiden Prabowo melalui Kementerian Luar Negeri telah menunjukkan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina tetap menjadi bagian penting dari diplomasi Indonesia,” ujar Muhri.
Muhri menambahkan, Indonesia juga terus mendorong penguatan kerja sama negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dalam menyuarakan kepentingan rakyat Palestina.
Ia menilai konsistensi tersebut penting mengingat persoalan Palestina tidak hanya menyangkut hubungan antarnegara, tetapi juga berkaitan dengan penghormatan terhadap hukum internasional, hak menentukan nasib sendiri dan upaya mewujudkan perdamaian melalui solusi dua negara.
“Semua rakyat Indonesia tentu memiliki hak untuk menyampaikan pandangan masing-masing. Namun, dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan masa depan dan memperoleh negara yang merdeka serta berdaulat merupakan posisi resmi pemerintah Indonesia yang telah berulang kali ditegaskan di forum internasional,” katanya.
Muhri menegaskan PD 14 Sumut mendukung sikap pemerintah Indonesia yang terus membawa isu Palestina dalam agenda diplomasi internasional.
“Kami PD 14 Sumut menyampaikan apresiasi. Bravo Pak Prabowo,” pungkasnya. (MF).
