SINARSUMUTNEWS.COM/JAKARTA
Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar organisasi relawan Garuda 08 di Jakarta, Rabu (11/3). Dalam momentum Ramadan tersebut, ratusan relawan berkumpul bersama anak-anak yatim untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memanjatkan doa bagi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Mengusung tema “Luaskan Hati, Eratkan Tangan, Merajut Persaudaraan Mewujudkan Kejayaan,” kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang berbuka puasa, tetapi juga wujud kepedulian sosial serta refleksi kebangsaan di bulan suci Ramadan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Abdul Manaf Harahap, dilanjutkan dengan upacara nasional yang menambah nuansa khidmat. Ketua Panitia yang juga Bendahara Umum DPP Garuda 08, Ferdinan Kurniawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen relawan untuk terus memperkuat solidaritas sosial.
Ia juga menegaskan bahwa momen Ramadan ini dimanfaatkan untuk memanjatkan doa bersama bagi Presiden Prabowo.
“Kegiatan buka puasa bersama ini sekaligus kita adakan doa bersama untuk Bapak Presiden Prabowo. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan kepada beliau dalam memimpin bangsa ini,” ujarnya.
Ketua Umum Garuda 08, Samsurizal, dalam sambutannya menegaskan bahwa perjalanan organisasi relawan tersebut tidak dapat dipisahkan dari sosok Presiden Prabowo. Ia mengingatkan bahwa dukungan Garuda 08 telah dimulai sejak Prabowo pertama kali mencalonkan diri sebagai wakil presiden hingga kini memimpin Indonesia.
“Perjuangan kami dimulai sejak beliau mencalonkan diri sebagai wakil presiden. Hingga saat ini kami tetap konsisten bersama beliau,” kata Samsurizal didampingi Sekretaris Jenderal Leriadi dan Bendahara Umum Ferdinan Kurniawan.
Ia menambahkan, dalam perkembangannya Garuda 08 juga aktif menyampaikan berbagai masukan kepada negara dan kepada Presiden melalui pandangan tertulis maupun informasi yang dihimpun dari masyarakat di tingkat bawah.
Sementara itu, Dewan Pembina Garuda 08 yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi periode 2014–2016, Yuddy Chrisnandi, menyampaikan bahwa keberadaan Garuda 08 diharapkan dapat memperkuat keberhasilan berbagai program pemerintah.
Menurutnya, relawan memiliki peran penting untuk memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.
“Saya yakin Garuda 08 dapat memberikan makna terhadap jalannya program-program pemerintah, sehingga apa yang dilakukan Bapak Presiden benar-benar terlaksana dengan baik di lapangan dan tepat sasaran,” ujarnya.
Nuansa refleksi kebangsaan semakin terasa ketika tausiyah disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Legisan Samtafsir. Dalam ceramahnya, ia mengajak peserta merenungkan pesan Surah Al-Balad sebagai inspirasi membangun kehidupan berbangsa.
“Surah Al-Balad memiliki pesan yang kuat tentang perjuangan dalam membangun sebuah negeri,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi proses membentuk manusia yang bertakwa kepada Allah SWT.
Menjelang berbuka puasa, suasana semakin menyentuh ketika doa bersama dipimpin oleh Milzam, salah satu anak yatim yang hadir. Dengan suara lirih, ia memohon agar Presiden Prabowo diberikan kesehatan, perlindungan dari segala bentuk kezaliman, serta umur panjang untuk memimpin dan melanjutkan pembangunan Indonesia.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu yang hadir. Senyum haru terlihat di wajah mereka, menutup rangkaian kegiatan yang sarat makna kebersamaan, kepedulian sosial, dan doa bagi masa depan bangsa. (SN)
