Niat Mediasikan Antara Owner Dan Mantan Karyawannya, DPD Satgas AMPI Binjai Disambut Pedang Panjang

Teks Foto : SN, Owner Gatot Kaca Gym menyambut kehadiran DPD Satgas AMPI Binjai dengan sajam.

SINAR SUMUT NEWS, BINJAI
| Seorang Karyawan berinisial FI, mengutarakan keluh kesahnya kepada pimpinan DPD AMPI kota Binjai bahwasanya selama dia bekerja di Gatot Kaca Gym seringkali mendapat makian kata-kata kotor dari sang owner, dan juga sampai dengan saat ini gaji nya belum dibayarkan. Oleh karena itu, Satgas DPD AMPI Kota Binjai bermaksud melakukan mediasi kepada Pemilik usaha Gatot Kaca Gym, tempat saudara FI bekerja, pada Sabtu (28/03/2026) sore.

Untuk diketahui, DPD AMPI Kota Binjai yang diwakili Ketua Satgas Adv Joe Hendri Perangin angin, S.H, didampingi 6 orang anggota Satgas, berniat untuk bermediasi dengan owner/pemilik Gatot Kaca Gym yang berinisial SN. Namun, ketika Ketua Satgas bersama anggotanya mendatangi Gatot Kaca Gym, Owner tidak terlihat di lokasi.

Karyawan yang bekerja di Gatot Kaca Gym mengarahkan Ketua Satgas untuk datang ke tempat usaha lain yaitu usaha D'Mumbai Textile yang berseberangan dengan Lokasi Gatot Kaca Gym untuk bertemu dengan pemilik usaha Gatot Kaca Gym. Setibanya di lokasi, tampak Owner Gatot Kaca Gym yang berinisial SN menyambut kedatangan Ketua Satgas DPD AMPI kota Binjai dengan sebuah senjata tajam Katana / pedang panjang ditangannya.

"Hal tersebut membuat Ketua Satgas DPD AMPI menjadi shock dan terkejut, Niat hati ingin membantu karyawan inisial FI yang bekerja di Gatot Kaca Gym untuk meminta hak dan memediasi dengan owner agar masalah ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan, malah seperti diduga ingin menantang untuk berkelahi," ungkap Joe Hendri kepada Awak Media, Minggu (29/03/2026) siang.

Lebih lanjut, Ketua Satgas DPD AMPI Kota Binjai merasa kecewa dengan sambutan owner yang berinisial SN dalam silahturahmi DPD AMPI Kota Binjai untuk melakukan mediasi terhadap mantan karyawannya.

"Saya sangat kecewa, disaat kita (Satgas DPD AMPI kota Binjai) berniat membantu masyarakat meminta haknya, dan bersilahturahmi untuk mediasi, disambut dengan tidak koperatif oleh owner berinisial SN, akan tetapi malah senjata tajam Katana/pedang panjang yang lebih dulu menyambut kedatangan kita," ujar Ketua Satgas.

Untuk itu, kita berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar menanggapi permasalahan ini dengan serius, agar masyarakat Kota Binjai yang bekerja di tempat usaha-usaha lain seperti dialami FI dapat memperjuangkan haknya tanpa ada kontravensi dengan owner yang semena-mena dan tidak koperatif.

"Semoga dengan kejadian ini, dapat menjadi contoh bagi Pengusaha lainnya, agar tidak semena-mena terhadap karyawan, dan alangkah baiknya para Pengusaga di Kota Binjai dapat memberikan gaji kepada para Karyawannya sesuai Upah Minimum Regional (UMR) kota Binjai, demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Sementara itu, ketika Owner Gatot Kaca Gym yang berinisial SN dikonfirmasi oleh Awak Media ini terkait sambutan silaturahmi oleh DPD Satgas AMPI kota Binjai untuk mediasi kepada mantan karyawannya, belum juga membalas pesan Whatsapp yang dilayangkan Wartawan pada Minggu (29/03/2026) sekitar pukul 19.07 WIB, meskipun pesan sudah bercentang dua. (SalamuddiN)

Lebih baru Lebih lama