Silaturahmi FDI di Ciawi: Dorong Dapur MBG untuk Daerah Tertinggal

 

Foto Silaturahmi Forum dialog indonesia Ciawi Bogor(24/4/2026)

SINARSUMUTNEWS.COM/BINJAI

Ciawi, Bogor — Dalam suasana hangat pasca perayaan Idul Fitri, Forum Dialog Indonesia (FDI) menggelar acara silaturahmi yang berlangsung di Derros Cafe, Ciawi, Bogor, pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat persahabatan sekaligus bertukar pandangan terkait isu-isu strategis nasional, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo.

FDI sendiri merupakan forum yang didirikan pada tahun 1993 oleh sejumlah aktivis mahasiswa, di antaranya Prof Yuddy Chrisnandi, Fadli Zon, Syaifuddin Nur, Chandra M. Hamzah, dan Teguh Arif. Sejak awal berdiri, FDI berkomitmen memberikan saran dan kritik konstruktif demi kemajuan Indonesia.

Acara silaturahmi ini diprakarsai oleh Kombes Pol (P) Rosmita selaku tuan rumah, dan dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk salah satu penggagas FDI, Prof Yuddy Chrisnandi yang juga pernah menjabat sebagai Menteri PAN-RB periode 2014–2016.

Dalam sambutannya, Rosmita menyampaikan bahwa momentum ini tidak hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga menjadi ruang diskusi terkait program-program pemerintah, termasuk MBG yang dinilai memiliki dampak besar bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Prof Yuddy Chrisnandi menyatakan dukungan penuh terhadap program MBG. Ia menilai program tersebut sebagai langkah mulia dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif yang sangat baik untuk memastikan generasi bangsa mendapatkan asupan nutrisi yang layak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yuddy menegaskan bahwa FDI siap berperan aktif dalam mendukung implementasi program tersebut. Salah satunya dengan mendorong pendirian dapur MBG di berbagai daerah tertinggal guna memastikan distribusi makanan bergizi berjalan optimal.

“Kami akan mengajak seluruh sahabat FDI untuk turut serta mendirikan dapur MBG, khususnya di wilayah yang membutuhkan, agar manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya. 

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh lainnya, antara lain Prof Ibnu Hamad, Fahriza M., Mukhtar Tompo, Tavip, Syafrizal Rambe, Agus Wahyudiono, Amir A. Gofur, dan Leriadi.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, FDI berharap dapat terus berkontribusi dalam memberikan masukan serta dukungan terhadap kebijakan pemerintah demi terwujudnya Indonesia yang lebih baik.(RR)

Lebih baru Lebih lama